RSS

BAB 7 STRUKTUR SOSIAL & PERUBAHAN SOSIAL


A. Pelapisan Sosial, Pelapisan Masyarakat, Sistem Stratifikasi Masyarakat & Mobilitas Sosial

· Definisi Pelapisan Sosial :

Pelapisan sosial adalah system pelapisan yang mengelompokkan masyarakat menurut status. Umumnya nilai status seseorang dalam masyarakat diukur dari prestise atau gengsi.

· Definisi Pelapisan Masyarakat (kelas sosial) :

Pelapisan masyarakat atau disebut juga dengan istilah kelas-kelas sosial. Kelas-kelas sosial terdiri atas kelas sosial tinggi (Upper class), kelas sosial menengah (Middle class), dan kelas sosial rendah (Lower class).

Kelas sosial tinggi biasanya dimiliki oleh para kaum pejabajat atau pengusaha dan pengusaha kaya. Kelas soaial menengah biasanya meliputi kaum intelektual, seperti dosen, peneliti, mahasiswa, pengusaha kecil dan menengah, serta pegawai negeri. Sedangkan kelas sosial rendah merupakan kelompok terbesar dalam masyarakat biasanya meliputi buruh dan pedagang kecil. Pengelompokkan semacam itu terdapat dalam segala bidang kehidupan.

· Sistem Stratifikasi Masyarakat :

· Sistem stratifikasi masyarakat pertanian.

a. Lapisan tertinggi (pertama): yaitu kaum petani yang memiliki tanah pertanian dan rumah. Mereka terdiri dari kaum elit desa yang memiliki cadangan pangan dan pengembangan usaha.

b. Lapisan menengah (kedua): kaum petani yang tidak memiliki tanah pertanian, namun memiliki tanah pekarangan dan rumah. Mereka terdiri dari orang yang hanya memiliki cadangan pangan saja.

c. Lapiasan rendah (lapisan ketiga): yaitu kaum petani yang tidak memiliki tanah pertanian dan perkarangan untuk rumah. Mereka yang terdiri dari orang yang tidak memiliki cadangan pangan dan cadangan usaha, dan mereka bekerja untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari agar tetap hidup.

· System stratifikasi sosial dalam masyarakat feodal.

a. Raja dan kaum bangsawan merupakan pusat kekusaan yang harus ditaati dan dihormati oleh rakyat, karena raja memilki hak istimewa.

b. Terdapat lapisan utama, yakni raja dan kaum bangsawan (kaum feudal) dan lapisan dibawahny,a, yakni rakyatnya.

c. Adanya pola ketergantungan dan patrimonialistik. Artinya kaum feudal merupakan tokoh yang harus disegani.

d. Terdapat pola hubungan yang deskriminatif yaitu kaum feudal memperlakukan kaum bawahannya tidak adil.

e. Golangan bawah cenderung memiliki system stratifikasi tertutup.

· Mobilitas Sosial :

Adalah gerak perpindahan dari strata sosial satu ke strata sosial lainnyasecara vertical maupun horizontal. Mobilitas soaial secara vetikal adalah perpindahan individu atau objok-objek sosial lainnya dari satu kedudukan ke kedudukan lainnya yang tidak sederajat. Sedangkan mobilitas sosial secara horizontal adalah peralihan individu atau objek-objek soaial lainnya dari satu kedudukan ke kedudukan lainnya yang sederajat.

Factor-faktor yang mempengaruhi mobilitas sosial:

· Perubahan kondisi sosial

· Ekspansi territorial dan gerak populasi

· Komunikasi yang bebas

· Pembatasan kerja yang menuntut keterampilan khusus

· Tingkat fertilitas(kelahiran) yang berbeda

Factor-faktor yang menghambat terjadinya mobilitas sosial:

· Perbedaan ras dan agama

· Adanya diskriminasi kelas

· Kelas-kelas sosial menjadi sub kultur tempat individu berkembang sejak kecil dan mengalami proses sosialisasi

· Kemiskinan membatasi seseorang untuk berkembang

· Adanya perbedaan jenis kelamin atau gender


B. Pengertian, Bntuk-bentuk, dan Faktor-faktor Perubahan Sosial

· Pengertian perubahan sosial :

Perubahan sosial adalah gejala umum yang terjadi sepanjang masa pada setiap masyarakat, perubahan itu terjadi sesuai dengan hakikat dan sifat dasar manusia yang selalu ingin mengadakan perubahan. Dan perubahan lembaga sosial didalam masyarakat yang mempengaruhi system sosial, nilai, sikap, serta perilaku individu dan kelompoknya.

· Bentuk-bentuk Perubahan Sosial

a. Perubahan lambat (Evolusi) : yaitu merupakan proses perubahan yang memerlukan waktu yang lama dan memunculkan rentetan-rentetan perubahan kecil yang saling mengikuti secara lambat.

b. Perubahan Cepat (Revolusi) : yaitu merupakan perubahan sosial dan kebudayaan yang berlangsung secara cepat dan menyangkut dasar atau pokok-pokok kehidupan masyarakat.

c. Perubahan Kecil : yaitu suatu perubahan yang terjadi pada unsure-unsur struktur sosial yang tidak membawa pengaruh langsung atau berarti bagi masyarakat.

d. Perubahan Besar: yaitu suatu perubahan yang berpengaruh terhadap masyarakat dan lembaga-lembaganya, seperti dalam system kerja, system milik tanah, hubungan kekeluargaan, dan stratifikasi masyarakat.

e. Perubahan ynag di kekendaki atau di Rencanakan : merupakan perubahan yang diperkirakan atau yang telah direncanakan terlebih dahulu oleh pihak-pihak yang hendak mengadakan perubahan didalam didalam masyrakat.

f. Perubahan ynag tidak di kekendaki atau tidak direncanakan : merupakan perubahan yang terjadi diluar jangkauan pengawasan masyarakat atau kemampuan manusia, perubahan ini dapat menyebabkan timbulnya akibat-akibat sosial yang tidak diharapkan masyarakat

g. Perubahan Struktural dan perubahan proses : perubahan structural adalah perubahan yang sangat mendasaryang menyebabkan timbulnya reorganisasi dalam masyarakat. Sedangkan perubahan proses adalah perubahan yang sifatnya tidak mendasar.

· Fakto-faktor Perubahan Sosial

a. Factor dari dalam (internal) : seperti bertambahnya dan berkurangnya penduduk,

b. Penemuan-penemuan baru, pertentangan masyarakat, dan terjadinya pemberontakan atau revolusi

c. Fakto dari luar (eksternal) : seperti lingkungan fisik, peperangan dan pengaruh kebudayaan masyarakat lainnya.


C. Perubahan Sosial Abad 20

Sejak Awal Masehi Hingga Abad 19 Eropa Dapat Dikatakan Menjadi Pusat Tumbuhnya Peradaban Dunia Para Ilmuwan Ketika Itu Mulai Menyadari Perlunya Secara Khusus Mempelajari Kondisi Dan Perubahan Sosial Para Ilmuwan Itu Kemudian Pada Permulaan Abad Ke20 Gelombang Besar Imigran Berdatangan Ke Amerika Utara Gejala Itu Berakibat Pesatnya Pertumbuhan Penduduk Munculnya Kotakota Industri Baru Bertambahnya Kriminalitas Dan Lain Lain Konsekuensi Gejolak Sosial Itu.

Sejarah Abad Ke20 Memang Banyak Dipengaruhi Oleh Pencapaianpencapaian Dalam Sains Khususnya Fisika Modern Sebagai Bentuk Pencarian Manusia Atas Hakikat Alam Abad Ke20 Bukan Hanya Abad Sains Tetapi Juga Abad Nasionalisme Dengan Kata Lain Nasionalisme Dibentuk Oleh Kematerian Industrialisme Yang Membawa Perubahan Sosial Dan Budaya Dalam Masyarakat Dari Sudut Pandang Deterministik Ini Gellner Sampai Pada Satu Argumen Nasionalismelah.



0 komentar:

Posting Komentar