RSS

BAB 1 Ilmu Pengetahuan dan Sosiologi


A. ILMU PENGETAHUAN

Ilmu adalah seluruh usaha sadar untuk menyelidiki, menemukan dan meningkatkan pemahaman manusia dari berbagai segi kenyataan dalam alam manusia. Segi-segi ini dibatasi agar dihasilkan rumusan-rumusan yang pasti. Ilmu memberikan kepastian dengan membatasi lingkup pandangannya, dan kepastian ilmu-ilmu diperoleh dari keterbatasannya.

Kata ilmu sendiri merupakan kata serapan dari bahasa Arab "ilmu” yang berarti memahami, mengerti, atau mengetahui. Dalam kaitan penyerapan katanya, ilmu pengetahuan dapat berarti memahami suatu pengetahuan, dan ilmu sosial dapat berarti mengetahui masalah-masalah sosial, dan lain sebagainya.

B. SOSIOLOGI

Kata sosiologi berasal dari bahasa Latin, yaitu Socius dan Logos. Socius berarti kawan, teman. Logos berarti ilmu pengetahuan. Jadi, sosiologi adalah ilmu pengetahuan tentang masyarakat. Sedangkan masyarakat itu sendiri adalah sekelompok individu yang mempunyai hubungan, memiliki kepentingan bersama, dan memiliki budaya.

Sosiologi mempelajari masyarakat, perilaku masyarakat, dan perilaku sosial manusia dengan mengamati perilaku kelompok yang dibangunnya. Kelompok tersebut mencakup keluarga, suku bangsa, negara dan berbagai organisasi politik, ekonomi, dan sosial.

Berikut ini adalah pengertian sosiologi menurut beberapa ahli :

· Auguste Comte :

Mengemukakan bahwa sosiologi adalah suatu disiplin ilmu yang bersifat positif yaitu mempelajari gejala-gejala dalam masyarakat yang didasarkan pada pemikiran yang bersifat rasional dan ilmiah.

· Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi :

Mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari struktur sosial dan proses-proses sosial, termasuk perubahan-perubahan sosial.

· Pitirim A.Sorokin :

Mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan dan pengaruh timbal balik antara aneka macam gejala-gejala sosial dan non-sosial, serta ciri-ciri umum dari semua jenis gejala-gejala sosial.

· Roucek dan Waren :

Mengatakan bahwa sosiologi adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dalam kelompok.

· Max Weber :

Mengemukakan bahwa sosiologi mempelajari tindakan-tindakan sosial.

C. OBJEK SOSIOLOGI

Obyek kajian sosiologi adalah manusia (manusia adalah multidimensi). Namun sosiologi mempelajari manusia dari aspek sosial yang kita sebut masyarakat, yakni hubungan antara manusia dan proses sebab akibat yang timbul dari hubungan tersebut. Istilah masyarakat sering digunakan untuk menyebut kesatuan hidup manusia, misalnya masyarakat desa, masyarakat kota, dan masyarakat lainnya.

· Ciri-ciri masyarakat :

1. Adanya manusia yang hidup bersama yang dalam ukuran minimalnya berjumlah dua orang atau lebih

2. Adanya pergaulan (hubungan) dan kehidupan bersama antara manusia dalam waktu yang cukup lama.

3. Adanya kesadaran bahwa merekamerupakan suatu kesatuan.

4. Adanya sistem hidup bersama yang menghasilkan kebudayaan.

· Dalam pada itu Astrid S. Susanto membedakan Obyek Sosiologi menjada dua macam yaitu:

a. Obyek materi adalah kehidupan sosial manusia, dan gejala serta proses hubungan antar manusia yang mempengaruhi kesatuan hidup bersama.

b. Obyek Formal adalah pengertian terhadap lingkungan hidup manusia dalam

kehidupan sosial, meningkatkan kehidupan harmonis masyarakatnya, meningkatkan kerjasama antar manusia.


0 komentar:

Posting Komentar